Buku The Power of Now

Selamat Datang kawan.

Setahun sudah ga nulis blog lagi. Malas menghantui diriku untuk berkembang. Meskipun saya sendiri sering berkata-kata di blog dan memberikan solusi terhadap orang lain saya sendiri pun juga masih belum untuk mendapatkan pencerahan. Tapi saya sendiri juga masih dihantui rasa malas dan ingin rebahan dan rebahan.

Oke ini buku karya Eckhard Tolle. Jadi saya akan menceritakan garis besar buku ini, dan mengapa buku ini harus menjadi salah satu list yang harus kalian baca

Kekuatan sekarang? Hah apa itu ? Ya sekarang. Dijelaskan bahwa kita itu hidup dalam ilusi. Ilusi tersebut antara masa depan dan masa lalu. Kita terperangkap dari ilusi tersebut sehingga kita sendiri pun menjadi lupa apa yang harus kita jalani sekarang untuk menghapus masa lalu, ataupun meraih masa depan yang lebih baik.

Banyak orang berfikir terus menerus ketakutan mengenai masa depan yang belum pasti, dan masa lalu yang telah terlewati menjadi bayang-bayang seseorang untuk terus melangkah dalam menjalani hidup.

Setahun belakang, setelah saya merilis blog ini. 3-4 Minggu awal saya sangat semangat dalam menulis blog. Terus setelah itu entah kenapa aku malah jadi malas menulis blog. Masalah pribadi emang. Dan masalah itu saya menganggap itu besar sekali. Sehingga mimpi-mimpi yang saya pupuk untuk masa depan pun hilang.

Saya mulai meninggalkan blog. Mencari sesuatu fana yang mungkin bisa membahagiakan saya. Tapi saya malah tidak menemukan jawaban solusi apapun. Saya akhirnya terperangkap jebakan masa lalu. Yang mana mager dan hidup cuma dota makan tidur makan dota tidur. Ujian kuliah. Mungkin saya terlalu fokus satu ujian dan saya menjadi lupa akan ujian lain. Mengapa saya terlalu fokus terhadap ujian itu. Ya gimana tidak, itu ujian kesempatan terakhir kalau tidak saya di tendang dari jerman. Hehehe.

Setelah ujian itu lulus. Apa yang terjadi? Apakah saya bahagia ? Apakah saya sukses? Apa saya merasa lebih baik. Ternyata tidak. Ada lagi kekhawatiran dan kekhawatiran yang terus menghantui hidup kita. Entah itu kekhawatiran mengenai masa depan ataukah kekhawatiran mengenai masa lalu.

Di buku dijelaskan bahwa itu adalah rasa sakit (pain). Pain dalam hal ini membuat hidup kita berfikir dan berfikir bagaimana untuk menghindari pain tersebut. Entah itu yang sudah terjadi ataupun yang belum terjadi. Dan alih-alih kita menghindari pain tersebut dan menjalani hidup hari ini. Kita malah tidak bisa moveon dan hidup dengan kekhawatiran. Jadi pain tersebut yang akan menghambat kita untuk maju.

Terus apa solusinya ? Dijelaskan bahwa pertama kali yang kita lakukan adalah menerima. Terima aja yang ada di masa lalu. Itu tidak pernah lagi terulang persis seperti itu. Makanya kita ambil hikmah dari masa lalu itu. Kemudian kita mulai menjalani hari ini. Jalani hari ini dengan sungguh-sungguh menjalani. Dan apabila kita hari ini dihadapkan terhadap masalah yang mana masa lalu kita sudah pernah merasakan itu. Kita tidak takut, karena memori dalam tubuh kita sudah tau apa yang harus kita lakukan.

Kedua mungkin takut terhadap masa depan. Itu wajar lah. Mungkin anda pernah merasakan hal itu. Saya pun juga. Saya dulu setelah tidak menulis blog, bercita cita untuk jadi kaya. Gatau lah pokoknya duit duit duit duit. Cuan cuan. Baca deh ribuan kiat sukses ribuan, cara cepat. Saya lama kelamaan takut. Takut kok tidak ada hasil ya. Saya udah coba ini udah coba itu. Ada hasil dikit eh ilang semua. Stress sudah. Takut lagi sama masa depan.

CATAT. Masa depan itu belum terjadi. Dan pikiran apa yang ada di otak kalian. Contoh liburan keliling dunia, CEO perusahaan to punya ribuan karyawan ataupun aktivis kemanusiaan, mempunyai rumah tangga yang baik dan benar. Itu belum terjadi. Dan mungkin tidak akan pernah terjadi jika anda sekarang cuma berfikir. Berfikir tidak akan menyelesaikan mimpi anda menjadi kenyataan. Kekuatan mimpi tidak akan terjadi tanpa action yang pasti.

Terimalah anda hidup hari ini. Terima dulu, masa lalu anda membentuk anda untuk hari ini. Masa depan yang ada di pemikiran anda juga belum terjadi. Nikmati segala bentuk perjuangan yang anda lakukan hari ini. Nikmati momennya. Karena momen-momen dimana keringat bercucuran. Begadang malam ataupun kerja keras yang sangat sulit tersebut juga merupakan kebahagiaan.

Contoh kecil. Waktu SD berfikir wah pasti SMP lebih enak, SMP berfikir SMA akan jauh lebih baik, SMA pun berfikir selanjutnya dan selanjutnya. Anda itu sedang menolak masa sekarang. Itulah yang membuat anda tidak maju-maju. Sampai kapanpun selama anda tidak menerima hari ini. Pasti akan ada penolakan, penyangkalan, ketidakmauan tentang sekarang (NOW). Jadi itulah fokuslah terhadap hari ini. Otak ini coba di istirahatkan untuk berfikir.

Nikmati perjuangannya dan hadapi hari ini dengan senyuman.

Sebenernya saya belum selesai baca buku tersebut. Mungkin itu garis besarnya.
Kalau mau baca aja bagus kok.

Terima kasih kawan waktunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s