Pentingnya Dana Darurat di Segala Kondisi

Masa saat ini kita melihat ada badai krisis yang sedang dialami oleh semua orang di berbagai sisi dunia. Suatu wabah atau lebih tepatnya pandemi yang lagi menghantam dunia tahun 2020 ini. Coronavirus atau COVID 19 apakah ini bisa menjadi pelajaran, ataukah ini hanya menjadi penambah ucapan-ucapan kutukan terhadap diri kita sendiri ataupun kondisi mengenai diri kita.
Krisis ini menjadi hantaman berbagai lini bisnis. Survival mode diaktifkan semua orang untuk menjadikan mereka lebih bertahan lama hidup.

Tapi bagaimana mengaktifkan survival mode tersebut jika kita tidak siap untuk itu.
Apalagi apabila kita melihat di Indonesia, mayoritas pekerjaan berada di sektor informal. Untuk makan mereka harus bekerja. Di masa saat ini tentunya sangat susah bagi mereka untuk mendapat sepeser uang tersebut. Uang tabungan pun menjadi tipis dan dana darurat pun tidak di siapkan.

Apa itu dana darurat ? Bahasa kerennya sih emergency fund ?
Halah keren opo su iku cuma bahasa inggris e. WAKAKAKA

Dana darurat itu adalah dana yang sangat gampang kita pakai. Tanpa harus kita mencairkan dana tersebut, bahasa ekonominya itu sangat liquid. Dan ini akan kita pakai ketika kita mendapatkan diri kita sedang berada di masa darurat.

KAPAN ITU MASA DARURAT?

  1. Terjadinya Krisis
  2. Sakit keras
  3. Tiba tiba di pecat dari pekerjaan
  4. Bangkrut
  5. Dan bisa kalian sebutkan sendiri

Mengapa ini sangat penting?
Harus dong. Darurat. Itu sesuatu yang terjadi karena kita tidak bisa mengontrol hal tersebut.
Apa kalian bisa kompromi dengan sakit keras, apa bisa kalian mengontrol kapan terjadinya krisis. Misalkan kalian tiba-tiba tidak mendapatkan gaji. Siapa yang akan menanggung hidup kalian.

Terus berapa dana darurat yang cocok untuk di persiapkan.

Ini saya kurang bisa menjelaskan dengan pasti. Karena tiap individu berbeda-beda kebutuhannya. Untuk yang single mungkin 3x pengeluaran bulanan itu sudah cukup.
Atau yang udah berkeluarga mungkin bisa ditambah 6-12x pengeluaran.  Atau mungkin sampai 2 tahun atau 24x pengeluaran.
Apabila kita memiliki usaha. Mungkin bisa dipertimbangkan untuk memiliki ini. Supaya kita bisa mengatasi badai-badai yang tidak terprediksi.
Jadi kita sudah naik level lebih baik dari yang belum mempersiapkan.
Cara mempersiapkan dana darurat ini juga bisa diakali dengan mencicilnya. Mungkin saat sekarang kurang tepat. Karena lagi krisis masa mau nabung. Ya tepatnya gunakan dana tabungan tersebut kan untuk kehidupan sehari-hari.
Mengapa ini sangat di perlukan?
Kembali lagi sesuatu yang tidak bisa kita kontrol itu kita berusaha untuk mengontrol hal tersebut. Jadi risiko yang nanti akan kita dapat menjadi berkurang.
Itulah bedanya orang yang sudah mempersiapkan dan belum mempersiapkan.
Apalagi jika kita melihat situasi yang sedang corona kaya begini.
Semua usaha lagi survival mode. Pekerjaan banyak yang di pecat. Pariwisata ambyar.
Berhutang pasti juga bukan pilihan yang bagus untuk situasi seperti ini….
Dana darurat ini jangan sampai di utak-atik misalkan karena nilainya sangat besar.
Kita berfikir wah ini sangat bagus nih. Investasiin aja dulu.
Jangan… investasi itu dilakukan ketika dana darurat sudah siap…..
Dana darurat itu seperti dasar atau pondasi sebelum anda investasi.
Jangan investasi dulu sebelum dana darurat itu ada.
Tips yang lain mungkin dana darurat di simpan dalam bentuk apa????
Wah ini seru juga.
Dana darurat idealnya di simpan dalam bentuk cash. Atau paling tidak di instrumen yang bisa di cairkan secara cepat.
Beberapa contoh baik selain dalam bentuk cash. Yaitu mungkin dengan dalam bentuk emas. Dalam bentuk reksadana pasar uang.
Tapi ingat… pasar uang. Jangan saham. Itu sama saja mainan di atas api.
Mengapa tidak boleh di pasar saham? Kalau krisis keuangan gimana ? Likuiditas perusahaan tersebut turun. Nilai duit kalian amblas tong… turun terjun payung…
Deposito yang bisa di cairkan kapan saja juga boleh. Tapi jangan deposito yang tidak bisa di cairkan. Sama aja boong. Atau ga kena penalti yang bisa mengurangi nilai deposito kalian. Wakakaka  ambruk bos..
Emas itu agak risiko juga. Misalnya krisis nya sampai benar-benar membuat orang tidak menerima penjualan emas. Apabila di posisi seperti itu.
Emas kalian ya tetap aja batu.
Atau mungkin valuta asing. Tapi valuta asing juga berisiko juga. Apabila negara tsb ada krisis uang kalian ga ada harganya.
Cok asu bajingann… terus aku kudu simpan dalam bentuk opo suu..
Ya itulah dunia bos. Kenyataan ga ada instrumen yang aman emang fakta. Cuma lebih baik persiapkan aja dana daruratnya. Sehingga jika kalian ada di posisi darurat itu membantu.
Mungkin pepatah dari mbah waren buffet bisa dipakai jangan menaruh telur di satu keranjang yang sama.
Terus ini kan lagi masa-masa krisis corona yah.
Dana darurat ini pastinya sangat membantu untuk kalian, apabila kalian di pecat bisnis tidak jalan.
Dana darurat ini ya bisa bermanfaat.
Last..
Selalu sesuaikan dana darurat dengan pengeluaran anda. Jangan mentang-mentang dana darurat. Menyiapkan sesuai dengan pengeluaran 10 tahun yang lalu.
Ya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi bos.
Dana darurat anak kuliah sama orang berkeluarga itu beda. Sesuaikan.
Sehingga itu bisa di pakai sesuai dengan fungsinya.
Woke bosku. Semoga menginspirasi kalian untuk mempersiapkan dana darurat.
Stay safe stay healthy di masa susah seperti ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s