Anj*** Aku Gagal

Anjrit aku gagal nih.
Ujianku kemarin ga  lulus.
BIsnis buntu banget , saingan banyak banget. Gulung tikar nih tahun depan.
Ketipu jutaan coy, ntah ini hidup aku kayaknya bakalan stuck deh.

Gila kali ini aku bener bener buntu lah. Susah banget untuk jadi orang sukses. Coba kemarin aku lebih keras lagi untuk berusaha pasti hasilnya akan berbeda. Coba aku tidak ikut-ikutan. Coba aku begini, coba aku begono.

Begitulah sekelumit kisah kegagalan-kegagalan dari beberapa sumber yang pernah saya dengar dan juga  pernah saya alamin.

Apakah ada orang yang selalu dan selalu berhasil tanpa gagal ?
Anaknya hotman paris kali ya. Kan di atas langit masih ada hotman paris… katanya . Canda bro. PEACE dulu dong.

Kegagalan berasal dari kata gagal, yang mana dalam kamus besar Bahasa Indonesia artinya tidak jadi. Tidak berhasil  ataupun tidak dapat dilakukan.

Goblok lah malah jelasin definisinya. Jelasin lah gagal dalam perspektiv hidupmu tolol. Oh iya lupa lupa.

Oke back to topic. KEGAGALAN. Suatu hal wajar yang dialami hampir semua orang di dunia.

Mengapa saya  menyoroti kegagalan ini. Karena saya sendiri lahir dimana kegagalan itu tidak dapat diterima. Padahal kegagalan adalah suatu hal dimana kita diingatkan untuk mempelajari kesalahan yang kita lakukan .

Penilaian masyarakat mendikte diri kita untuk melakukan segala sesuatu itu SEMPURNA. Bahkan tidak di masyarakat. Itu mungkin dimulai dari keluarga kemudian merambah ke  diri kita. Dan itu akhirnya malah menjadi patokan untuk diri kita sendiri.

Contoh ini terjadi pada diri saya sendiri pada saat SMP ataupun SMA.
Aku itu waktu sekolah malas belajar. Sumpah malas banget. Kerjain PR itu di sekolah. Isinya hidup Cuma main-main dan main-main.

Tapi sistem di sekolah saya ataupun di banyak sekolah menetapkan bahwa semua harus mempunyai nilai di atas ketentuan minimal. 75 lah dulu. Gatau sekarang. 80 kali ya.

Saya tau sendiri saya dapat nilai itu jarang di atas 75 tapi di raport pasti tertulis 75 ke atas. Kan aneh. Ngapain belajar kalau udah pasti dapat 75.

Itu membimbing saya bahwa hidup itu selalu sukses. ( Dianggap paksa sukses )

 Anggapan kecil ini berubah terbalik dalam hidup saya ketika saya mengalami kegagalan.

Sepertinya penilaian di dalam rapor yang ada standar minimal itu harus di rubah. Ga baik, semua dipaksa bernilai sama.

Nilai 4 ya tulis 4. Nilai 10 ya itu. Mengajarkan kegagalan dari dini bukan berarti kita jahat kepada individu tersebut.

Di MI (SD) saya pernah mendengar murid tidak lulus. Dan itu saya malah terpacu untuk belajar. Karena saya tidak mau tinggal kelas. Tapi entah ajaran itu di SMP dan SMA malah hilang.

Kegagalan itu wajar kok. Sumpah itu wajar, dan itu merupakan ajaran alami dari kehidupan yang mana kita harus mencoba mengoreksi diri kita, apa yang telah perbuat, dan memahami betapa pentingnya waktu yang telah terlewatkan.

Belum lagi budaya mencontek dan korupsi. HAHA. Ini budaya yang membuat bangsa kita tidak maju-maju. Kegagalan sistem membuat korupsi merajalela di negeriku tercinta.

Saya pun jika diberikan mandat kepemimpinan juga bingung mau mereformasi dari mana.

Kita melihat dari sejarah dulu. Sejarah menulis kegagalan dan kesuksesan dari para orang hebat sebelum kita.

Apa Nabi Muhammad selalu berhasil? Ga, dia kalah besar di perang uhud.
Soekarno apakah selalu berhasil ? Tidak , keluar masuk penjara dia berkali-kali.
Pemilik djarum ( orang terkaya di Indonesia) , Perusahaan mereka dulu terbakar.
BJ Habibie ? Dia thesis sudah jadi dirampas oleh negara jerman karena pada saat itu Indonesia keluar dari PBB.

Melihat dari sejarah, kegagalan itu wajar dan menjadikan kita lebih kuat. Nah ini di sistem Pendidikan kita malah semua dianggap mempunyai nilai sama . Memperbaiki Pendidikan karakter tapi malah dianggap punya nilai sama. LUCU deh.

Hidup di negara maju membuat saya berfikir bahwa kegagalan itu wajar. Bukan untuk  sombong, tapi saya melihat sendiri sudah berapa banyak mahasiswa dari Indonesia pulang dari perantauan tanpa gelar?

Pulang tanpa kehormatan yang dia idam-idamkan , pulang hanya dengan membawa memori perjuangan dan getirnya kehidupan.

Sudah jalanin aja hidup dengan versi terbaikmu. Ga perlu kalian melihat  kegagalan masa lalu.  Apabila gagal nikmati gagalnya. Nikmati aja. Nikmati sampai puas. Sampai kalian sadar bahwa hidup masih tetap berjalan.

Dan pada saat kalian tahu apa itu hakikat kehidupan, maka kalian akan berjalan di dunia dengan karakter yang lebih kuat dari sebelumnya serta perspektiv-perspektiv baru tentang kehidupan.

Itulah yang saya lakukan ketika gagal. Nikmati dan cari pelampiasan dan pelampiasan itu mengarah ke kebosanan. Dan saya berfikir ulang bagaimana menjadi  pribadi lebih baik.

Oke beginilah sharing aku kali ini.

SANGAT DITUNGGU CACIAN  DARI KALIAN
Terima Kasih

Jalan Kalian Berbeda

Pagi-pagi saya di chat teman, kebetulan dia tetangga saya. Saya udah bermain dengan dia sejak lama. Dia 3 atau 4 tahun lebih muda dari saya. Dan mungkin karena saya lebih tua jadi dia bertanya ke saya.

Biasalah tipikal orang jawa kampung, yang lebih tua dianggap lebih segalanya. Padahal otak juga ga seberapa.

“Lur Bagaimana cara menjadi seperti Habibie ? “

 

Bapak Habibie

Habibie, hah presiden ke-3 Indonesia. Ya memang dia sukses banget. Siapa coba yang ga menganggap pak Habibie sukses.

Sukses menaklukkan Jerman. Pulang ke Indonesia membuat pesawat dan jadi presiden kemudian lanjut jadi role model pasangan yang saling tulus. Siapa yang ga mau ?

Bingung sih. Bukannya saya merendahkan Habibie atau meremehkan kemampuan dia. Tapi manusia itu diberikan anugerah masing-masing. Habibie mungkin bisa jadi role model seseorang tapi minta tolong jangan jadi copy paste dia.

Keinginan dia di copy paste. Gak gitu bro jalannya. Ada mungkin yang beberapa relevan tapi ga semua bisa dianggap relevan untuk kondisi kalian.
Mungkin ini beberapa pesan singkat yang saya kirimkan ke dia.

Hidupmu itu ya hidupmu. Pak Habibie tidak diberikan kesusahan seperti kamu, dan juga sebaliknya kamu tidak diberikan kemudahan seperti pak Habibie.

Tidak usah menyamakan mimpi kalian sama persis seperti pak habibie. Menurut saya ga semua orang sama kok kemampuannya. Tapi boleh lah menyamakan kerja keras kalian seperti pak Habibie. Ga semua yang dilakukan pak habibie cocok untukmu kok.

Namun kalian tau lah batas kalian seperti apa. Yang bisa kalian lakukan mungkin melihat mental-mental pekerja keras. Tiru mental-mental pantang menyerah.

Kalau kebetulan anugrah yang diberikan tuhan sama kayak pak habibie baru bisa lah mimpinya disamain. Mungkin kalian jago di fisika matematika. Mau membuat pesawat terbang. Yah itu mantap buat kalian.

Coba kalau kamu dikasih kemampuan di bidang ekonomi, bidang sastra, jadi presenter. Masa mau buat pesawat, ya ga ada relevannya. Mungkin esensi kerja kerasnya yang bisa kamu tiru

Tidur 4 jam sehari. Belajar setiap waktu, tidak gampang menyerah, dan selalu ingat tuhan yang menciptakan kita.

Contoh seperti itu yang kemungkinan mudah untuk diduplikasi kita. Karena itu masalah mental dan kemauan serta niat kalian yang tulus atau tidak terhadap mimpi kalian.

 

Zaman itu berubah sangat cepat

relevant

Relevansi antara zaman idola kita dan zaman sekarang mungkin yang harus diperhatikan. 

Contoh kecil deh. Zaman tahun indonesia baru merdeka. Eh tidak deh terlalu jauh. 

Anggap idola kalian itu orang yang terdekat kalian, yang di dalam benak kita itu mudah banget untuk di duplikasi. Oke si X.

Si X untuk mencapai kesuksesan. Dia harus sekolah sampai strata tertentu. Kemudian merantau ke jakarta. Dan menjadi pemimpin dan sekaligus pemilik usaha. Dan menurut kalian itu sukses banget. Financial freedom deh.

Ga berlaku sepertinya di zaman sekarang. Apabila untuk mencapai financial freedom zaman sekarang caranya sudah bermacam-macam dan bisa di lakukan dimanapun. Tanpa batas daerah. Mungkin dulu jadi pemusik harus ke Ibukota. Sekarang beda bro.

Itulah pentingnya kalian harus menjadi diri sendiri. Tentukan impian itu dan kejar deh.

Sukses sesuai dengan impian kalian. Itulah yang dibutuhkan Indonesia.
Andaikan semua orang bermimpi jadi presiden. Siapa rakyatnya ?? WKWKWKW

Bukan masalah dia lebih keren ataupun kita tidak keren. Pesawat terbang lebih keren dibandingkan video youtube ataupun aktor. Ga gitu, tapi jika messi jadi perenang ataupun evan dimas jadi petinju ya ga setenar sekarang mungkin.

Hidup itu sing penting yakin. Masalah ga berhasil ataupun gagal bukan urusan kalian. Yang menjadi tanggung jawab kalian adalah kalian tetap mencoba.
Jikapun kalian ga berhasil, coba lagi.

Namun ada sisi yang kalian berhasil kok. Kalian berhasil mempertahankan mimpi kalian. HEHEHE

Dia memperlebar pertanyaan.

Bagaimana cara biar kita punya percaya diri lebih ?

Tips dariku sih, sering-sering aja liat cerita sukses yang dari 0. Dari yang ga punya apa-apa jadi punya segalanya. Banyak sebenarnya di youtube seperti itu.

Acara televisi mungkin Kick Andy ataupun Hitam Putih contohnya.

Jadi biar lebih santai. Kita tidak berjuang sendiri. Banyak orang di luar sana yang juga sama-sama berjuang.

Don’t compare your beginning to someone else’s middle

Jadi seperti itulah kira-kira pesan yang saya sampaikan ke dia.

Karena sepertinya menarik. Kenapa tidak saya bagikan di blog saya.
Saya ini jauh dari kata sukses. Tapi saya lagi membangun itu. Jadi apabila ada cacian mohon di kirimkan ke komentar saya tunggu caciannya.

CIAO

 

 

Buku The Power of Now

Selamat Datang kawan.

Setahun sudah ga nulis blog lagi. Malas menghantui diriku untuk berkembang. Meskipun saya sendiri sering berkata-kata di blog dan memberikan solusi terhadap orang lain saya sendiri pun juga masih belum untuk mendapatkan pencerahan. Tapi saya sendiri juga masih dihantui rasa malas dan ingin rebahan dan rebahan.

Oke ini buku karya Eckhard Tolle. Jadi saya akan menceritakan garis besar buku ini, dan mengapa buku ini harus menjadi salah satu list yang harus kalian baca

Kekuatan sekarang? Hah apa itu ? Ya sekarang. Dijelaskan bahwa kita itu hidup dalam ilusi. Ilusi tersebut antara masa depan dan masa lalu. Kita terperangkap dari ilusi tersebut sehingga kita sendiri pun menjadi lupa apa yang harus kita jalani sekarang untuk menghapus masa lalu, ataupun meraih masa depan yang lebih baik.

Banyak orang berfikir terus menerus ketakutan mengenai masa depan yang belum pasti, dan masa lalu yang telah terlewati menjadi bayang-bayang seseorang untuk terus melangkah dalam menjalani hidup.

Setahun belakang, setelah saya merilis blog ini. 3-4 Minggu awal saya sangat semangat dalam menulis blog. Terus setelah itu entah kenapa aku malah jadi malas menulis blog. Masalah pribadi emang. Dan masalah itu saya menganggap itu besar sekali. Sehingga mimpi-mimpi yang saya pupuk untuk masa depan pun hilang.

Saya mulai meninggalkan blog. Mencari sesuatu fana yang mungkin bisa membahagiakan saya. Tapi saya malah tidak menemukan jawaban solusi apapun. Saya akhirnya terperangkap jebakan masa lalu. Yang mana mager dan hidup cuma dota makan tidur makan dota tidur. Ujian kuliah. Mungkin saya terlalu fokus satu ujian dan saya menjadi lupa akan ujian lain. Mengapa saya terlalu fokus terhadap ujian itu. Ya gimana tidak, itu ujian kesempatan terakhir kalau tidak saya di tendang dari jerman. Hehehe.

Setelah ujian itu lulus. Apa yang terjadi? Apakah saya bahagia ? Apakah saya sukses? Apa saya merasa lebih baik. Ternyata tidak. Ada lagi kekhawatiran dan kekhawatiran yang terus menghantui hidup kita. Entah itu kekhawatiran mengenai masa depan ataukah kekhawatiran mengenai masa lalu.

Di buku dijelaskan bahwa itu adalah rasa sakit (pain). Pain dalam hal ini membuat hidup kita berfikir dan berfikir bagaimana untuk menghindari pain tersebut. Entah itu yang sudah terjadi ataupun yang belum terjadi. Dan alih-alih kita menghindari pain tersebut dan menjalani hidup hari ini. Kita malah tidak bisa moveon dan hidup dengan kekhawatiran. Jadi pain tersebut yang akan menghambat kita untuk maju.

Terus apa solusinya ? Dijelaskan bahwa pertama kali yang kita lakukan adalah menerima. Terima aja yang ada di masa lalu. Itu tidak pernah lagi terulang persis seperti itu. Makanya kita ambil hikmah dari masa lalu itu. Kemudian kita mulai menjalani hari ini. Jalani hari ini dengan sungguh-sungguh menjalani. Dan apabila kita hari ini dihadapkan terhadap masalah yang mana masa lalu kita sudah pernah merasakan itu. Kita tidak takut, karena memori dalam tubuh kita sudah tau apa yang harus kita lakukan.

Kedua mungkin takut terhadap masa depan. Itu wajar lah. Mungkin anda pernah merasakan hal itu. Saya pun juga. Saya dulu setelah tidak menulis blog, bercita cita untuk jadi kaya. Gatau lah pokoknya duit duit duit duit. Cuan cuan. Baca deh ribuan kiat sukses ribuan, cara cepat. Saya lama kelamaan takut. Takut kok tidak ada hasil ya. Saya udah coba ini udah coba itu. Ada hasil dikit eh ilang semua. Stress sudah. Takut lagi sama masa depan.

CATAT. Masa depan itu belum terjadi. Dan pikiran apa yang ada di otak kalian. Contoh liburan keliling dunia, CEO perusahaan to punya ribuan karyawan ataupun aktivis kemanusiaan, mempunyai rumah tangga yang baik dan benar. Itu belum terjadi. Dan mungkin tidak akan pernah terjadi jika anda sekarang cuma berfikir. Berfikir tidak akan menyelesaikan mimpi anda menjadi kenyataan. Kekuatan mimpi tidak akan terjadi tanpa action yang pasti.

Terimalah anda hidup hari ini. Terima dulu, masa lalu anda membentuk anda untuk hari ini. Masa depan yang ada di pemikiran anda juga belum terjadi. Nikmati segala bentuk perjuangan yang anda lakukan hari ini. Nikmati momennya. Karena momen-momen dimana keringat bercucuran. Begadang malam ataupun kerja keras yang sangat sulit tersebut juga merupakan kebahagiaan.

Contoh kecil. Waktu SD berfikir wah pasti SMP lebih enak, SMP berfikir SMA akan jauh lebih baik, SMA pun berfikir selanjutnya dan selanjutnya. Anda itu sedang menolak masa sekarang. Itulah yang membuat anda tidak maju-maju. Sampai kapanpun selama anda tidak menerima hari ini. Pasti akan ada penolakan, penyangkalan, ketidakmauan tentang sekarang (NOW). Jadi itulah fokuslah terhadap hari ini. Otak ini coba di istirahatkan untuk berfikir.

Nikmati perjuangannya dan hadapi hari ini dengan senyuman.

Sebenernya saya belum selesai baca buku tersebut. Mungkin itu garis besarnya.
Kalau mau baca aja bagus kok.

Terima kasih kawan waktunya.

Penyebab “Mager Nih Mau Ngapa-Ngapain”. Apa Solusinya ????

Konten ini banyak bersifat opini dan pendapat pribadi saya. Apabila menentang silahkan close tab. Gratis kok baca, gratis juga keluar. Hehehe

Istilah yang sering kita denger. Yah aku sendiri baru denger istilah ini 4 tahun yang lalu. Dan sampai saat ini kata-kata ini sering banget di dengungkan. Dan menurut aku pribadi kata kata ini menjadi hambatan kita dalam melakukan kegiatan apapun. Suka atau tidak malas itu penghambat. Opportunity costnya lebih besar . Jangkrik omong opo kowe opportunity cost. Oke oke, masih ada aktivitas lain yang bisa nih dilakukan maksudnya itu loh. Kan juga di otak kalian pasti penuh mimpi-mimpi yang gede banget. Ga mungkin lah ga ada mimpi. Orang hidup mesti punya impian. Meskipun impiannya cuma aku pingin punya uang banyak sekali (impian ga jelas). Lah kok ga jelas, ya ga ada detail nya. Banyak itu berapa, kapan itu dapatnya. hehehe.

Oke langsung saja, kenapa mager ini selalu menghantui kita dan inilah 2 penyebab Mager menurut saya.

Adanya Internet

264116792_3d3d528219_o

Ini nih menjadi pembeda zaman old sama zaman now, katanya. Tapi bener juga kok. Dengan adanya internet kehidupan kita jadi berubah drastis. Dulu ketika saya masih kecil, SD kali ya. Jarang sekali dengar teman ngomong mager. Pasti ayok gas lah. Atau have fun lah. SMP juga begitu. Belum dikenal namanya itu mager. Semua pasti dilakuin apapun yang membuat fun itu ya keluar rumah. Entah hangout sama teman, entah main bola. Main PS di rental yah begitu lah zaman ketika internet belum menyerang.

Ketemuan pun hanya mengandalkan insting dan kepercayaan sama teman kok.

A: Besok ketemu ya di alun- alun jam 10 pagi!!!
B : Oke bos. ( Jaman sekarang mungkin ashiaappp) hahhaah.

Coba kalau teman kita itu rese. Ga datang dia. Pasti kita di alun-alun cuma jadi penonton orang berduaan pacaran dan ga ketemu si B. Ya begitulah hidup di zaman yang masih belum terbukanya informasi dan komunikasi. Keterpercayaan itu hal utama. Dan apabila kita terlambat kita tidak bisa memberitahu. Dan mungkin ada pertengkaran sedikit di hari hari selanjutnya. Tapi bukanlah pertengkaran kecil dan sedikit itu membuat pertemanan kita semakin erat.

Enak kan zaman dulu, ya tergantung kalian melihat dari sudut pandang yang mana.

Smartphone

40222519382_64358edd63_k

Benda kecil ini merubah kehidupan semua orang. Dan ini menyebabkan tingkat kemageran anda menjadi-jadi. Ini benda apabila digabungkan dengan internet gratis dari wifi ( entah wifi keluarga atau maling dari tetangga) ataupun kuota gratisan, bisa mungkin seseorang di rumah seharian penuh.

Benda ini semakin hari semakin maju. Kita bahkan bisa pacaran, LDR an, main game, have fun pakai ini benda gepeng. Telefon dan sms pastinya lah ya. Kan kegunaan utama benda ini memang untuk berkomunikasi. Mungkin benda inilah juga yang menyebabkan hoax tersebar kemana-mana ujaran kebencian dan sebagainya. Oke balik lagi ke masalah kita, gausah lah ngurusin pilpres 2019.

Ini smartphone apabila sudah diinstal youtube, instagram, facebook, PUBG, Mobile Legend, AOV, atau hiburan lainnya, mungkin 12 jam waktu kita terbuang percuma. Hanya memandang sesuatu informasi yang kita tidak butuh. Di zaman informasi yang begitu cepat ini. Tugas kita bukan mencari informasi. Tapi menyaring informasi. Informasi bisa kita dapat sebanyak dan semau kita. Tapi, balik lagi, butuh atau tidak kita informasi tersebut. Zaman nenek ibuk pakde kalian mungkin memang informasi menjadi barang mahal, tapi sekarang informasi bertebaran penting dan ga penting semua jadi satu. Dan tugas kita menyaring informasi.

Jadi gunakanlah smartphone kalian dengan bijak. Internet digunakan juga dengan bijak. Terus apa solusinya supaya tidak mager. Berdasar pengalaman saya loh ini ya, saya bukan peneliti, cuma senang saja beropini. Opini gratis juga.

Move Your Body 

Gerakkan tubuh kalian. Perbanyak aktifitas-aktifitas fisik. Berolahragalah. Hidup cuma sekali kok di dunia ini. Rugi kalau kalian cuma di kasur doang, di kamar doang, di rumah doang. Kalian bisa mengetahui detail dari menara eiffel dari smartphone. Tapi kalau cuma di kasur doang kalian tidak akan pernah menyentuhnya, merasakan feelnya, makan di restoran di atasnya. Foto disana. Bayangan itu hanya ada di otak kalian dan menjadi busuk ketika akan mati dan tidak ada kenangan yang tersimpan di dalam tinta sejarah kalian telah menginjakkan kaki di france. Ya itulah fakta. Dan impian kalian ke paris dimulai dengan move your body.

9678116983_335810f336_z

Rutin berolahraga menjadi solusi juga untuk kalian supaya tidak diam diri di rumah mengurung diri dan merasa tau segalanya. Kalian merasa sehat? Yakin 20 tahun lagi masih sehat apabila menganut gaya hidup seperti sekarang? Yang sekolah atau kuliah senin-jumat sibuk sudah. Di akhir pekan cuma habis di rumah dan bermain HP atau internet. Duh aku pribadi ga menyarankan. Banyak hal indah dari kehidupan ini rugi coy cuma di rumah.
Kan saya main hp buat cari duit. Jadi gapapa dong saya seharian di rumah, Rugi juga sih duit ada nanti belum tentu sehat.

Kejar Impian Kalian

Mimpi itu bebas. Semua orang bisa, tapi kenapa ga semua orang bisa mencapai impian itu? Entahlah. Saya sendiri juga belum tau. Tapi kemungkinan kalian mengejar impian kalian itu meminimalisir kalian berkata mager nih. Malas itu jalan cepat menuju kemiskinan dan kebodohan, percayalah.

Ada crazy rich datang. “Bacot lu san, duit gua udah triliunan gua mager ya urusan gua, ga bakal abis juga gua abisin”. Hehehe ampun bos.

Impian kalian pasti ada sesuatu yang harus dibayar untuk impian itu, itu sudah jadi hukum alam. Mau jadi artis, harus siap dengan gaya hidup kelaparan artis, gym tiap minggu, diet, pola hidup rutin. Best scientist ya harus siap riset, laboratorium makalah buku jurnal jadi makanan setiap hari. Dan apabila kalian udah mulai. Kalian TOP dah. Mengejar impian adalah salah satu cara ampuh menghindari mager.

Apabila mager, ya kalian cuma bisa baca kesuksesan-kesuksesan orang lain aja. Dan sudah cukup dengan cerita kesuksesan orang lain tersebut. Cerita-cerita kekonyolan dan kesuksesan mereka hanya menjadi bunga impian yang tak pernah anda capai. Indah kan? Ya kalau kalian menikmati itu, silahkan. Itu hidup anda. Saya tak berhak ikut campur.

Sekian curhatan kali ini semoga berkah dan jangan lupa. Hindari kata-kata negatif. Selalu kejar impian dan move your body. Wehehehe.

Mengapa Pendapatan atau Gaji Saya Stagnan ?

Gaji saya kenapa segini-segini aja ya. Bahkan tidak ada yang namanya penambahan. Semua segini tiap tahun naik dikit. Tapi harga barang semua naik lebih banyk dari kenaikan gaji kita. Seakan-akan semuanya itu kurang. Apalagi apabila kita melihat rumor di berita milenial mulai kesusahan untuk memenuhi kebutuhan rumah. Ya begitulah mungkin keluhan-keluhan dari maestro-maestro sambat. Semua terangkum indah di dalam pemikiran mereka. Apakah masasan punya solusi? Hmmm. Oke kita kupas satu-satu. Berikut ini penyebab gaji anda yang stagnan.

Terjebak di Zona Nyaman

Stagnan, stuck, apapun itu kondisinya,kebanyakan itu merupakan zona nyaman kalian. Tapi ini bukan zona nyaman. Ah masa ? Coba dipikir ulang. Kalian runut seharian ngapain aja? Apakah ada satu detik yang terbuang sia-sia ? Atau semua sudah terpakai. Digitalisasi menjadikan kesempatan terbuka namun juga distraksi menyerang. Hiburan pun , mudah didapat hanya dengan membuka google, youtube, sosial media. Hiburan-hiburan yang kebanyakan itu lah yang akan menjadikan distraksi. Menit-menit anda tersita untuk kejadian yang mungkin tidak terlalu penting untuk anda. Ah enggak kok, saya bersosial media itu penting banget. Saya bisa tau temen saya yang lagi di eropa liburan. Bro dan Sis, apakah liburan teman kalian membuat gaji dan kebahagiaan anda meningkat? Saya rasa tidak. Jadi mulai berfikir ya, apakah saya sedang di zona nyaman atau tidak.

Apabila kalian sudah merasa di zona nyaman. Buat itu menjadi tidak nyaman, caranya gimana? Jadi yang dulunya abis kerja langsung sosmed yutub terus tidur. Coba kembangkan skill baru. Entah dari baca buku, jualan online, ataupun belajar bahasa  baru. Atau coba temuin teman anda yang sudah lama tidak anda ketemu, interaksi dengan mereka, harus empat mata saran saya. Karena kalau cuma chat itu kurang menurut saya. Tapi jangan tiap hari ketemu juga. Bangkrut kalau tiap hari. Jadi buat hidup anda lebih baik dan jangan lupa tetap kerja, kerja , kerja.

Kurangnya Rasa Ingin Tahu dan Berhenti Belajar

Hidup itu seperti naik sepeda, untuk menjaga keseimbangannya kamu harus selalu mengayuhnya. Itu kutipan dari Albert Einstein. Bisa dibilang itu sangat cocok sekali ya kalau kita berhenti belajar ya stuck. Gaji ga ada perubahan. Dan ujung-ujungnya sambat sambat dan sambat. Saya kasih contoh. Orang sekarang bisa menjahit. Dia bisa kerja di pabrik garmen dan mendapat gaji mungkin UMR. Dia berhenti belajar. Dengan duit segitu dia cukup. Ya sampai tua pun mungkin akan cukup untuk dia dengan gaji UMR yang diberikan suatu pabrik tersebut. Beda cerita jika orang tersebut mau belajar. Setelah pulang kerja dia ingin tahu lagi bagaimana cara menjadi penjahit rumahan yang bisa duduk di rumah dan datang order, bahkan bisa melebihi gaji para karyawan pabrik? Akhirnya dia belajar ke penjahit profesional apa keunggulan bagaimana marketnya. Setelah beberapa lama dia mempunyai skill dan mulai membuka jasa menjahit sendiri. Masih kurang dia berusaha mendidik orang lain supaya bisa menjadi karyawan dia sendiri kemudian dia bisa belajar di hal lain. Dan akhirnya jasa jahit itu pun bisa jalan sendiri tanpa kehadiran dia. Karena dia belajar juga manajemen dan lain-lain. Yah tapi itu cerita singkat apabila di dunia nyata mungkin bisa berbulan-bulan.

Belajar itu kunci dari semuanya. Tidak peduli umur anda berapa. Memulai sesuatu yang baik itu tidak terbatas oleh usia. Semua bisa melakukan perubahan. Dan ingat orang tua pun juga bisa membawa perubahan. Liat kolonel Sanders, di usia 65 tahun dia baru mulai mengedarkan resepnya untuk dijadikan resep restoran terbaik dan sekarang anda mengenal resep itu yaitu di KFC.

Manajemen Keuangan yang Buruk dan Tidak Berinvestasi

Kita bahas gaji berarti kita juga membahas manajemen keuangan. Untuk para sahabat yang merasa gaji awal bulan serasa segunung dan akhir bulan menjadi tak berarti. Mohon anda cek bagaimana pengeluaran bulanan anda. Apakah ada jatah untuk investasi? Dana Darurat? Asuransi? Perencanaan keuangan anda.

Ini merupakan penyebab juga mengapa anda gaji stuck di angka tersebut. Bahkan kalau naik malah lebih naik inflasinya daripada gaji anda. MIRIS. Coba di atur-atur dulu keuangan anda. Mulailah anda membentuk dulu dana darurat. Dana ini harus ada. Karena apabila terjadi apapun, gaji anda tidak langsung terseret. Tapi dana darurat anda.

Apabila dana darurat anda mulai terbentuk, mulailah mengkalkulasi dalam sebulan anda butuh pengeluaran berapa. Untuk apa dan inget semua. Habiskan apa yang sudah anda rencanakan. Itu menurut saya sih. Saya nyamannya begitu. Mungkin ada juga yang berfikir kalau bisa lebih hemat lagi ngapain engga? Wah saya ga mau deh.

Setelah tau kalkulasi. tentukan berapa yang harus diinvestasikan dalam sebulan. Dan keluarkan duit untuk investasi tersebut pertama kali. Jangan kebalik loh ya. Karena ya itu paling penting untuk kenaikan pendapatan anda di masa depan. Jangan lupa juga kasih dana untuk asuransi supaya nantinya apabila ada apa-apa bisa tercover dengan baik.

Mengapa harus investasi? Tahukah anda pendapatan pasif? Jadi anggap aja pendapatan pasiv itu anda ga kerja duit ngalir terus. Mudahnya kayak punya kos kosan. Kita tidur, makan ga ngapa-ngapain duit udah ngalir. Bayangin jika anda memiliki 100 rumah kos-kosan. Mau anda tiap hari ngapain aja juga sudah tercover kan. Ya begitu lah ajaibnya aset-aset investasi yang telah anda kumpulkan.

Jadi begitulah kesimpulan kesimpulan yang telah saya rangkum. Apabila setuju kasih komentar ya. Apresiasi kalian sangat berarti bagi saya hahaha. Terima Kasih dan Sampai Jumpa.