Don’t Ever Underestimate People

Pernahkan kalian  pasti merendahkan orang lain?? Sebagian besar pasti menjawab pernah melakukan itu. Ya itu sifat manusia mungkin kali. Menganggap dirinya merasa paling hebat. Padahal di atas langit masih ada langit dan langit itu tidak akan ada yang tau batasnya kecuali yang memiliki langit kan? Apa saya benar?
Jadi bahasan kita kali ini mengapa tidak boleh meremehkan orang lain.

Kalian Tidak Tau Masa Lalu Orang Lain 

Kalian itu cuma tau salah satu sisi dari orang yang anda remehkan. Apa pernah mikir bagaimana masa lalu mereka. Apa mereka meraih semua itu gampang? Mungkin tidak pernah memikirkan sejauh itu. Atau tidak ya kalian selalu membandingkan dengan diri anda toh ? Kadang mereka cuma memberikan senyuman kepada orang lain. Dan tidak jarang juga mereka menutup kisah sedih mereka. Mereka berfikir untuk apa itu di ceritakan ke publik. Jadi tetap positif saja. Kesuksesan keberhasilan orang lain, yang mungkin anda pikir itu remeh. Ikut saja mensyukuri dan ikut apresiasi mereka.

Kehidupan Itu Berputar

Pernahkah mendengarkan kata kata itu? Tapi sudahkah anda implementasikan ke dalam kehidupan anda? Semoga anda sadar dengan perilaku anda. Toh juga sudah mengerti maksud saya apa mengenai hal ini.

Segala Sesuatu Itu Relatif

Menurut saya sendiri. Segala sesuatu itu relatif. Mengapa bisa seperti itu. Jadi saya kasih perumpamaan. Ada orang memberi uang donasi 1Milyar dan 1 juta. Menurut kalian mana yang besar? 1 Milyar kan? Oke saya kasih penjelasan lagi. Ternyata yang donasi 1 Milyar penghasilan 100 Milyar per bulan. Sedangkan donasi 1 juta penghasilan cuma 3 juta perbulan. Jadi sudah jelas kan maksudnya. Di dunia ini kita tidak pernah tau segala rahasianya. Hanya tuhan yang tau. Jadi apabila kalian tidak tau latar belakang sesuatu lebih baik menilai sesuatu jangan berlebihan dan menganggap remeh orang lain berlebihan. Karena kita tidak akan menjadi hebat jika menganggap remeh orang lain.

Pemikiran Orang Lain Juga Bebas

Maksudnya gimana ini? Orang lain itu juga mempunyai otak. Otak itu bisa buat berfikir bisa untuk memotivasi diri mereka. Bisa untuk memecut semangat mereka lebih dalam. Iya kan pasti. Jadi jaga harimaumu. Bisa jadi karena anda remehkan mereka menjadi lebih semangat menjalani hidup menjadi lebih bahagia dan mendapatkan sesuatu yang lebih dari yang anda dapatkan. Bisa apa kalian jika mereka sudah sukses dan membeli mulut mulut kalian. Lebih baik simpan di otak saja sebagai pelajaran. Jangan di kasih kata ke orang lain. mereka bisa marah dan tidak terima

Tuhan Tidak Tidur

Tuhan tidak tidur. Itu merupakan akhir dari kesimpulan saya. Dia merupakan sesuatu yang tidak ada batasnya . Kalian kalau sudah berkata iya bisa apa kalian. Itu hak veto tuhan.

Jadi pada akhirnya masih tetapkah anda meremehkan orang lain. Atau anda sudah beranjak untuk bertobat dan mengambil sesuatu pada hikmahnya. Orang lain juga mempunyai perasaan. Janganlah kalian menganggap remeh mereka. Urip iku sawang sinawang. Aku nyawang kowe enak aku nyawang kowe kepenak.
OJO LALI SHARE LUR hehehe

 

Menjadi Produktif di Zaman yang Instan

Apa itu produktif ? Menurut kamus besar bahasa indonesia artinya bersifat atau mampu menghasilkan atau mendatangkan (memberi hasil, manfaat, dan sebagainya); menguntungkan atau. Jadi produktif itu mampu menghasilkan terus menerus. Judul kali ini saya membahas bagaimana produktif di zaman yang serba cepat dan instan. Mengapa kok zaman yang serba instan. Apakah kalian pernah berfikir zaman sudah maju sedemikian rupa tapi kenapa diri anda tidak maju-maju. Tahun lalu gaji 3 juta tapi kok tahun ini masih sama 3 juta ga ada penambahan apapun. Bahkan pengeluaran ga bisa ditahan. Pengeluaran malah nambah dan kadang malah berhutang. Itu sekelumit pengalaman yang kemungkinan di alami kalian. Ada juga yang hari ini jadi manajer tahun ini tetap jadi manajer. Ada yang tetap gitu terus sampai bertahun tahun.  Zaman makin mudah. Tapi hidup saya kok semakin sulit ya? Lah zaman kok mudah gimana sih? Bukan gitu tapi segala sesuatu dipermudah seperti pesan sesuatu pakai smartphone aja bisa. Tapi ada yang bicara cari duit itu semakin susah. Itu yang saya soroti.

Ajukan pertanyaan kepada diri anda sendiri. Apakah anda bekerja ataupun belajar seperti orang lain?  Jika iya. Kok anda minta hasil lebih. Apa tuhan itu adil jika anda di beri penghasilan atau pemasukan yang lebih??? Kan tuhan maha adil. Ga adil dong kalau anda bekerja biasa-biasa dikasih yang luar biasa. Jadi apa solusinya untuk meningkatkan penghasilan. Kuncinya yaitu ada di produktivitas. Tingkatkan produktivitas dan kapasitas anda dalam belajar ataupun dalam bekerja. Penghasilan kesuksesan ketenaran itu akan datang dengan sendirinya. Ga usah lah kalian cari dukun ataupun cari di internet (googling) cara mencari uang dengan cepat. Cara instan ya jual barang atau jasa yang kalian miliki. Itu cara cepatnya. Tapi ga mungkin anda jual kalau anda tidak punya sesuatu.

Tingkatkan produktivitas harian anda terlebih dahulu. Dengan meningkatkan produktivitas harian anda. Otomatis produktivitas mingguan bulanan bahkan tahunan anda akan meningkat derastis. Jika kalian sudah bekerja ataupun sekolah 8 jam. Tambah lagi belajar atau bekerja di luar jam itu. Cari hobi yang menurut anda bisa menghasilkan uang dan itu memungkinkan. Bukan hobi pembenaran yang sifatnya cuma alasan. Mas bisa kasih contoh tidak. Apa hobi pembenaran menurutmu? Main online game supaya jadi pemain profesional. Tuh mau seperti Navi Dendi , seperti S1mple , seperti doublelift. Bukan saya mengejek impian anda. Tapi kalau anda serius ya silahkan. Cuma itu jangan dijadikan alasan anda sudah produktiv. Anda sudah 8 jam sekolah masih main game 5 jam lagi. Coba kalian berfikir bagaimana 5 jam itu saya bantu orang jualan. Kan lumayan belajar yang lebih bermanfaat. 5 jam untuk buat creative content (design, blog , vlog) . Kan itu lebih bernilai lebih menurut saya.

Kalian mesti sudah bernilai lebih kalau sudah bisa melakukan sesuatu. Jadi nanti ga usah khawatir masalah pekerjaan kalau anda sudah bisa jago di bidang tersebut. Bisa juga anda mendapatkan pemasukan tambahan. Kan lumayan kalau pemasukan tambahan itu bisa lebih dari pemasukan utama. Masihkah anda bertahan di pekerjaan lama dan anda menjadi budak korporat yang pergi pagi pulang pagi. Itu kuncinya.

Banyak lah yang bisa kalian lakukan di zaman yang serba instan ini. Jadi jadilah pencipta bukan penonton. Tontonlah sesuatu yang anda tidak ketahui. Tapi anda harus mempunyai satu hal spesialisasi anda. Ga bosan apa kalian menikmati produk kreativitas bangsa lain. Kreativitas anda itu tanpa batas. Mengapa anda tetap menjadi pengikut. La kalau jadi pencipta nanti siapa pengikutnya. Yah jangan kalian dan keluarga kalian yang penting. Mungkin bangsa lain mungkin keluarga lain juga. hehehe. Berfikir kalian mau membuat film se tenar di hollywood, bollywood, korea. Karena mereka sudah menggeluti bagian seperti itu sudah lama. Sedangkan kita. Kemarin baru ada teknologinya. Dan kita belum menjadi negara pencipta. Jadi tingkatkan produktifitas untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Anda dimudahkan seseorang tapi di sisi lain anda juga dimanjakan. Ini juga penyebab otak anda mati. Karena kalian juga akan terbiasa berfikir segala sesuatu bisa instan. Padahal pada faktanya keberhasilan tidak ada yang instan. Jadi pada akhirnya kembali ke diri kalian sendiri. Anda mau jadi seperti itu itu saja atau anda mau berubah produktif untuk menjadikan bangsa yang lebih maju atau tidak. To be or not to be . that is the question???

 

 

Sukses Itu Mudah

Sukses itu mudah. Kok mudah sih mas. Sukses itu susah, banyak orang jatuh bangun demi yang namanya sukses. Kadang ada yang rela jual diri ataupun jual apapun demi untuk keliatan sukses. Apa bener mas sukses itu mudah?

Benar kok semua orang tau sukses itu mudah. Mudah di teorinya saja. Teori nya semua orang bisa baca di biografi orang-orang sukses. Mulai dari mereka bangun pagi. Mereka sarapan sehat, kebiasaan olahraga, kurangi nonton televisi atau apapun itu. Jadi apa sukses itu susah? Tidak sukses itu tidak susah. Sukses itu mudah.

Terus apa yang membuat sukses itu susah mas. Yang membuat sukses itu susah ya diri kalian sendiri. Karena anda kurang percaya dengan diri anda sendiri. Anda kurang berkorban kepada diri sendiri. Anda terlalu cepat menyerah di awal. Padahal semua orang sukses pasti mereka juga mengalami cobaan seperti anda. Dari mereka tidak tau apa-apa sampai saat ini mereka sudah bisa melakukan apa-apa.

Coba kalian pikir baik baik? Berputarlah anda dari masa sekarang. Pikirkan 10 sampai 30 tahun lalu. Apa yang dilakukan mereka yang sudah sukses itu. Jangan kalian berpikir sekarang. Mereka 30 tahun lalu ngapain?? Mereka galau? pasti. Galau, takut, khawatir itu pasti dialamin oleh mereka. Kok bisa mereka terus berjalan di atas rel mereka? Karena mereka percaya mimpi mereka. Ada yang karena kepepet demi pundi-pundi rupiah masuk ke kantung saku. Tapi apa kapasitas mereka 30 tahun ke belakang seperti sekarang ini. Tidak. Bahkan ada yang kapasitasnya lebih rendah dari kalian yang sekarang lagi baca tulisan saya. Loh kok bisa. Ya bisa dong. Katakanlah ada orang yang usia 40 sudah sukses, 30 tahun lalu dia masih bocah SMP. Mungkin yang baca tulisan ini sudah kuliah atau tamat sma. Masa kapasitas kalian kalah sama bocah SD.

Jadi lakukan dulu apa yang kalian bisa. Jangan berfikir yang tidak bisa. Tapi kan harus bermimpi besar mas? Kalau mimpi doang ga beraksi buat apa? Anak SD juga bisa mimpi jadi presiden. Terus saya harus lakukan apa? Masa ya harus di bimbing lagi.
Oke gapapa.

Saya ingin jadi presiden. Wah menarik tuh. Jadi kalau anda usia 20 tahun. Ga mungkin kan tahun depan anda sudah jadi presiden. Tapi bidik jauh di masa depan. Ulang Tahun ke 50 saya harus jadi presiden. Nah gitu. Apa yang harus saya lakukan. Gabung partai dulu, setelah itu buat karya karya. Bantu partai tersebut sepenuh hati. Maka lambat laun anda juga akan dipilih menjadi kader. Nah dengan itu. Maka kemungkinan menjadi presiden lebih besar. Ya kalau mikirnya sekarang. Basi. Jokowi mungkin tahun 2000 masi jualan mebel. Pak SBY mungkin tahun 1980 an masi jadi pengawal Bapak soeharto.

Jadi saran saya berfikir secara bijak. Jangan berfikir terlalu dalam. Otak dipakai. Tapi Action dipertebal. Hidup tidak hanya cuma berfikir. Life is about action. Kalau anda cuma bermimpi saja. 99% orang mungkin juga sudah bermimpi dan berangan-angan mengenai hal itu. Apa itu salah? Tidak. Yang salah apabila bermimpi dan tidak dibarengi oleh action yang cakap dan cerdas.